Lompatjauh c. Tolak peluru d. Lompat galah 3. Peralatan atau sarana yang digunakan dalam perlombaan tolak peluru, kecuali a. Rol meter b. Bendera c. Peluru d. Tiang 4. Berat peluru untuk senior putra adalah 5. Berat peluru untuk senior putri adalah 6. Berat peluru untuk junior putra adalah 7. Berat peluru untuk junior putri adalah Sudutsektor tolak peluru adalah a. 30 derajat b. 35 derajat c. 40 derajat d. 45 derajat e. 50 derajat Jawaban: D. 41. Peluru dipegang dengan tangan kanan dengan cara . a. pegangan yang serasi b. menurut panjangnya jari c. menurut jari-jari dan ibu jari d. sesuai dengan waktu atlet berlatih e. pegangan tepat di telapak tangan Jawaban: E. 42. Dibawah ini yang tidak termasuk tahapan-tahapan teknik lompat tinggi adalag . A. Awalan Berikut ini adalah unsur-unsur dari kebugaran jasmani, kecuali .. a. Endurance b. Strength jelasakn 3 macam cara untuk memegang peluru pada tolak peluru! a. peluru dipegang dengan jari jari agak merenggang, kelingking ditekuk disamping peluru Macammacam atletik cabang lempar antara lain adalah lempar cakram, lempar lembing, tolak peluru dan lontar martil. Berikut adalah pemaparan yang lebih mendetail mengenai macam-macam nomor lempar dalam atletik beserta penjelasannya. Lempar cakram dipertandingkan mulai dari Olimpiade pertama pada tahun 1896 di Athena, ibu kota Negara Yunani Dilansirdari Encyclopedia Britannica, perhatikan gambar berikut: gambar menunjukkan seseorang sedang melakukan gerakan tolak peluru dengan melalui beberapa tahapan gerak. tahapan-tahapan gerak yang benar dalam melakukan tolak peluru agar memperoleh hasil tolakan yang diharapkan adalah konsentrasi, sikap awal, gerakan saat menolak, dan gerakan Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd Hỗ Trợ Nợ Xấu. Tahapan Cara Melakukan Tolak Peluru Dengan Benar ~ Tolak peluru adalah suatu bentuk gerakan menolak atau mendorong suatu alat bundar peluru dengan berat tertentu yang terbuat dari logam, yang dilakukan dari bahu dengan satu tangan untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya. Berat peluru yang digunakan dalam perlombaan adalah 7,25 kg untuk putera dan 4 kg untuk puteri. Gaya tolak peluru yang sering digunakan pada tolak peluru, yaitu gaya lama atau gaya ortodoks dan gaya baru atau gaya O`Brian. Kalau ada gaya lain hanyalah merupakan variasi dari kedua gaya tersebut. Tujuan tolak peluru adalah menolak sejauh-jauhnya untuk memperoleh prestasi yang optimal. Untuk mencapai tolakan yang jauh, seorang atlet harus memahami dan menguasai teknik tolak peluru. Teknik tolak peluru ada empat macam, yaitu Cara memegang peluru, sikap badan saat akan menolakkan peluru, cara menolakkan peluru, dan sikap badan setelah menolakkan peluru. Keempat teknik tolak peluru tersebut akan volimaniak uraikan satu-persatu sebagai berikut. Agar bisa melakukan tolak peluru dengan benar ada beberapa Tahapan pembelajaran tolak peluru, hal ini agar anda bisa melakukannya dengan benar. coba anda ikuti beberapa tahapan pembelajaran tolak peluru dibawah ini a. Pembelajaran Cara Memegang Peluru Peluru dipegang dengan jari-jari tangan dan terletak pada telapak tangan bagian atas. Cara melakukan memegang peluru adalah sebagai berikut. Peluru diletakkan pada telapak tangan bagian atas atau pada ujung telapak tangan yang dekat dengan jari-jari tangan. Jari-jari tangan direnggangkan atau dibuka jari manis, jari tengah, dan jari telunjuk dipergunakan untuk menahan dan memegang peluru bagian belakang. Jari kelingking dan ibu jari digunakan untuk memegang/menahan peluru bagian samping, yaitu agar peluru tidak tergelincir ke dalam atau ke luar. Setelah peluru tersebut dapat dipegang dengan baik, kemudian letakkan pada bahu dan menempel melekat di leher. Siku diangkat ke samping sedikit agak serong ke depan. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 129 Pada waktu memegang dan meletakkan peluru pada bahu, usahakan agar keadaan seluruh badan dan tangan jangan sampai kaku, tetapi harus dalam keadaan lemas rileks. Tangan dan lengan yang lain membantu menjaga keseimbangan. b. Pembelajaran Sikap Badan Saat Akan Menolak Cara melakukan sikap badan saat akan menolak peluru adalah sebagai berikut. Berdiri tegak menyamping ke arah tolakan, kedua kaki dibuka lebar kangkang. Kaki kiri lurus ke depan, kaki kanan dengan lutut dibengkokkan ke depan sedikit agak serong ke samping kanan. Berat badan berada pada kaki kanan, badan agak condong ke samping kanan. Tangan kanan memegang peluru pada bahu pundak, tangan kiri dengan sikut dibengkokkan berada di depan sedikit agak serong ke atas lemas. Tangan kiri berfungsi untuk membantu dan menjaga keseimbangan. Pandangan tertuju ke arah tolakan. c. Pembelajaran Cara Menolakkan Peluru Cara melakukan cara menolakkan peluru adalah sebagai berikut Bersamaan dengan memutar badan ke arah tolakan, siku ditarik serong ke atas ke belakang ke arah samping kiri, pinggul dan pinggang serta perut di dorong ke depan agak ke atas hingga dada terbuka menghadap ke depan serong ke atas ke arah tolakan. Dagu diangkat atau agak ditengadahkan, pandangan tertuju ke arah tolakan. Saat seluruh badan dada menghadap ke arah tolakan, secepatnya peluru tersebut ditolakkan sekuat-kuatnya ke atas ke depan ke arah tolakan parabola bersamaan dengan bantuan menolakkan kaki kanan dan melonjakkan seluruh badan ke atas serong ke depan. d. Pembelajaran Sikap Badan Setelah Menolakkan Peluru Sikap badan setelah menolakkan peluru, yaitu suatu bentuk gerakan setelah peluru ditolakkan lepas dari tangan, dengan maksud untuk menjaga keseimbangan badan, agar badan tidak terjatuh ke depan atau ke luar dari lapangan tempat untuk melakukan tolakan. Cara melakukan gerakan dan sikap badan setelah menolakkan peluru adalah sebagai berikut. Setelah peluru yang ditolakkan atau didorong tersebut lepas dari tangan, secepatnya kaki yang dipergunakan untuk menolak itu diturunkan atau mendarat kaki kanan kira-kira menempati tempat bekas kaki kiri kaki depan, dengan lutut agak dibengkokkan. Kaki kiri kaki depan diangkat ke belakang lurus dan lemas untuk membantu menjaga keseimbangan. Badan condong ke depan, dagu diangkat, badan agak miring ke samping kiri, pandangan ke arah jatuhnya kanan dengan sikut agak dibengkokkan berada di depan sedikit agak di bawah badan, tangan/lengan kiri lemas lurus ke belakang untuk membantu menjaga keseimbangan. e. Latihan Gerakan Keseluruhan Gerakan tolak peluru secara keseluruhan dari awalan/ancang-ancang sampai dengan sikap badan setelah menolakkan peluru gaya menyamping/Ortodok seperti terlihat pada gambar berikut ini. Demikian yang bisa volimaniak sampaikan menganai tahapan pembelajaran tolak peluru. semoga bisa bermanfaat. terimakasih Jawaban di pegang d telapak tangan di sejajarkan dengan kuping kanan atau pun kiri badan 2x atau 3x ke depan dan ke peluru dengan telapak tangan dengan sekuat kuatnya Simak lebih lanjut di - Jawaban di pegang d telapak tangan di sejajarkan dengan kuping kanan atau pun kiri badan 2x atau 3x ke depan dan ke peluru dengan telapak tangan dengan sekuat kuatnya FRMahasiswa/Alumni Institut Teknologi Bandung11 Juni 2022 1200Jawaban yang benar adalah C. Menjaga keseimbangan. Pembahasan Tolak peluru adalah jenis olahraga yang terdapat dalam nomor lempar pada cabang atletik, di mana berbentuk gerakan menolak atau mendorong suatu peluru yang terbuat dari logam yang dilakukan dari atas bahu menggunakan satu tangan dengan tujuan untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya. Berikut merupakan tahapan dasar dalam melakukan tolak peluru 1. Memegang peluru. 2. Awalan. 3. Sikap badan saat menolak peluru. 4. Sikap badan setelah menolakkan peluru. Dengan demikian, jawaban yang benar adalah C. Menjaga akses pembahasan gratismu habisDapatkan akses pembahasan sepuasnya tanpa batas dan bebas iklan! Olahraga tolak peluru atau shot put tidak benar-benar melakukan gerakan melempar, berbeda dari cabang olahraga atletik lempar lain. Tolak peluru hanya mengandalkan gerakan menolak atau mendorong bola logam dengan bobot tertentu untuk meraih jarak sejauh-jauhnya. Gerakan tolak peluru pun hanya boleh mengandalkan kekuatan salah satu tangan saja. Sejarah cabang olahraga tolak peluru Sejarah olahraga tolak peluru dimulai dari kegiatan orang Yunani Kuno yang melempar batu sebagai olahraga. Kemudian pada abad pertengahan, para tentara perang memiliki kebiasaan melempar bola meriam yang menjadi cikal bakal tolak peluru hingga saat ini. Bentuk modern cabang olahraga atletik ini diketahui berasal dari Skotlandia pada abad ke-19, tepatnya melalui ajang Highlands Games di mana para peserta akan melempar batu atau logam berat dari belakang garis untuk mendapatkan jarak terjauh. Pada ajang Olimpiade modern, olahraga tolak peluru menggunakan bola dengan material besi atau kuningan dengan bobot tertentu. Cabang olahraga ini baru dipertandingkan untuk pria sejak tahun 1896, sementara cabang olahraga ini dibuka untuk wanita secara resmi baru pada tahun 1948. Beragam gaya olahraga tolak peluru Dalam pertandingan resmi, ada dua macam gaya yang sering digunakan, yakni gaya O’brien dan gaya spin. Selain itu, ada pula gaya ortodoks yang kurang populer dalam pertandingan resmi, tetapi lebih bertujuan dalam pelatihan pemula atau tujuan pendidikan seperti di sekolah. 1. Gaya O’brien Parry O’brien, seorang atlet Amerika Serikat mempopulerkan gaya glide atau meluncur yang kini lebih terkenal dengan gaya O’brien. Ketika melakukan permulaan gaya ini, posisi seorang atlet akan membelakangi area pendaratan. Selanjutnya, atlet akan melakukan gerakan setengah putaran atau 180 derajat sebelum melontarkan bola logam. 2. Gaya spin Gaya spin atau berputar pertama kali dipopulerkan Aleksandr Baryshnikov, seorang atlet asal Rusia. Teknik ini memerlukan keterampilan tinggi karena mengharuskan seorang atlet berputar 360 derajat dalam kecepatan tinggi sebelum mendorong bola logam ke depan. Gerakan ini bertujuan untuk menghasilkan momentum agar menghasilkan jarak tolakan terjauh.

di bawah ini adalah tahapan tahapan tolak peluru kecuali