Tuliskandimensi dan satuan modulus Young (E) ! 3. Apa perbedaan antara modulus Young, modulus geser (shear) dan modulus Bulk ? 4. Gambarkan grafik tekanan vs regangan dari permukaan adalah Gbr 1. Gaya antar molekul dari cairan dan di dalam cairan = [N/m] (4) 38 Peralatan 1 1 1 1 1 1 1 Batang dan kaki statif Cincin logam Gelas ukur pptpraktikum modulus young by zalza6arrafida6r. Baca gratis selama 30 hari. Pengaturan Pengguna Elastisitas atau "Young Modulus". Kurva yang menyatakan hubungan antara strain dan stress seperti ini kerap disingkat kurva SS (SS curve). Gambar 2 : Kurva tegangan-regangan Bentuk bahan yang diuji, untuk logam biasanya dibuat spesimen dengan dimensi seperti pada Gambar 3 berikut. Gambar 3 : Dimensi spesimen uji tarik (JIS Z2201). ModulusYoung dapat diartikan secara sederhana, yaitu adalah hubungan besaran tegangan tarik dan regangan tarik. Lebih jelasnya adalah perbandingan antara tegangan tarik dan regangan tarik. Modulus Young sangat penting dalam ilmu fisika karena setelah mempelajarinya, kita bisa menggunakannya untuk menentukan nilai kelastisan dari sebuah benda. Dimensimodulus young sama dgn dimensi. 1 Lihat jawaban Dịch Vụ Hỗ Trợ Vay Tiền Nhanh 1s. Postingan ini diperbarui 25 Agustus 2021I. Latar BelakangDi Indonesia banyak kita jumpai jembatan. Baik jembatan kayu, besi, atau dari bahan yang lainnya. Saat jembatan tersebut dilewati banyak manusia, kendaraan, atau beban yang berada di tengah-tengah jembatan, maka jembatan akan melengkung meskipun ketika jembatan tidak ada yang melewati, maka akan kembali ke semula. Peristiwa tersebut berhubungan dengan modulus young adalah melengkungnya sebuah penggaris jika di tengah-tengah penggaris diberikan beban. Dimana dalam peristiwa diatas kita dapat menghitung atau menentukan elastisitas dari suatu young adalah ukuran kekakuan suatu bahan elastis yang merupakan ciri dari suatu bahan. Modulus young sebagai rasio tegangan dalam sistem koordinat kartesius terhadap regangan sepanjang aksis pada jangkuan tegangan dimana hukum hooke berlaku. Nilai modulus young bisa diperoleh dalam eksperimen menggunakan uji kekuatan tarik dari suatu young juga adalah penggambaran modulus elastis yang paling umum. Menentukan Modulus young dari suatu bahan tidak terlepas dari sifat elastisitas suatu benda dan batas elastisnya. Elastisitas adalah sifat dimana benda kembali pada ukuran dan bentuk awalnya ketika gaya-gaya yang mengubah bentuknya elastis suatu benda adalah tegangan terkecil yang akan menghasilkan gangguan permanen pada benda. Ketika diberikan tegangan melebihi batas ini, benda tidak akan kembali persis seperti keaadaan awalnya setelah tegangan tersebut dihilangkan. Berdasarkan latar belakang tersebut maka dilaksanakan praktikum tentang modulus Tujuan PraktikumAdapun tujuan praktikum modulus young ini dilaksanakan adalah sebagai berikut Menentukan sifat elastisitas bahan di bawah pengaruh modulus young juga Alat-alat Pengukuran Praktikum Fisika DasarII. TINJAUAN Hukum Hooke Sumber Young merupakan besaran yang menyatakan sifat elastis suatu bahan tertentu dan bahan menunjukkan langsung seberapa jauh sebuah batang atau kabel atau pegas yang bersangkutan mengalami perubahan akibat pengaruh beban f = kx. Konstanta k atau perbandingan gaya terhadap perpanjangan disebaut konstanta gaya atau kekuatan pegas. Bilangannya sama dengan gaya yang diperlukan untuk menghasilkan perpanjangan satuan Anwar, 2008.Menurut Hooke, regangan sebanding dengan tegangannya,dimana yang dimaksud dengan regangan adalah presentasi perubahan dimensi. Tegangan adalah gaya-gaya yang merenggang persatuan luas pemampang yang dikenainya Soedojo, 2004. ElastisitasSumber adalah kemampuan suatu bahan untuk kembali ke bentuk semula setelah gaya yang diberikan pada benda dihentikan. Dengan kata lain, semakin besar gaya tarik semakin besar pertambahan panjang pegas. Perbandingan besar gaya tarik F terhadap pertambahan panjang pegas yang bernilai konstan. Sesuai dengan rumus yang dikemukakan oleh Robert Hooke dan dikenal dengan hukum hooke,yaitu sebagai berikut F∕x=k,f=x=k Anwar, 2008.Jika luas penampang adalah A, maka tegangan tarik adalah F/A. Dimana panjang mula-mula adalah L_0, akibat gaya yang bekerja F sehingga batang tersebut bertambah panjang adalah L. Maka regangan tariknya adalah L/ elastis hubungan antara tegangan dan regangan, bentuk grafiknya linier serta didaerah ini berlaku hukum Hooke Modulus Young merupakan perbandingan antara tegangan dan regangan. Dalam pelaksanaan praktikum ini ada bahan dan alat yang digunakan adalah sebagai berikut1. KawatKawat adalah benda yang terbuat dari logam yang panjang dan lentur. Kawat merupakan benda penghantar listrik. Kawat mempunyai banyak bentuk dan ukuran. Kawat yang digunakan untuk menghantar listrik biasa dibungkus dengan kulit yang terbuat dari karet yang biasa disebut StatifStatif adalah alat yang berfungsi untuk menempatkan penjepit buret atau penyangga Mikrometer SekrupAlat ukur mikrometer sekrup ialah salah satu alat ukur yang bisa digunakan untuk mengukur panjang suatu benda dan mengukur tebal sebuah benda serta mengukur diameter luar sebuah benda dengan tingkat ketelitian mencapai Mistar atau PenggarisMistar adalah Alat ukur ini memiliki skala terkecil 1 mm atau 0,1 cm dan memiliki ketelitian pengukuran setengah dari skala terkecilnya yaitu 0,5 Timbangan AnalitikTimbangan atau neraca analitik adalah alat laboratorium yang digunakan untuk menimbang sejumlah bahan dalam ukuran miligram sangat kecil bobotnya.Baca juga Kadar Air dan Berat Jenis Kayu Sengon Laporan Fisika DasarIII. METODE Tempat dan WaktuAdapun praktikum modulus young ini dilaksanakan di laboratorium THH Teknologi Hasil Hutan Jurusan kehutanan fakultas pertanian Universitas Palangka Raya tanggal 23 April 2018 pukul Alat dan BahanAdapun alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum ini adalah Kawat, Dua buah beban, Mistar, Statif, Timbangan Analitik, dan Mikrometer Cara Percobaan IMenggantungkan sebuah kawat 15 cm pada sebuah statik. Mengukur panjang kawat yang akan ditentukan Modulus Youngnya, lalu mengukur menggunakan mistar. Menggantungkan beban pada seutas kawat yang digantungkan pada statik. Mencatat penambahan panjang oleh beban satu yang diberikan pada kawat setiap 3 Percobaan IIMenggantungkan kembali sebuah kawat 35 cm pada sebuah panjang kawat yang akan ditentukan Modulus Youngnya, lalu lalu mengukur menggunakan mistar. Menggantungkan beban pada seutas kawat yang digantungkan pada statik. Mencatat penambahan panjang oleh beban satu yang diberikan pada kawat setiap 3 HASIL DAN Kawat 15 cmAdapun hasil yang diperoleh pada percobaan I praktikum ini adalah sebagai berikutDalam tabel diatas pada kawat 1 mempunyai 3 jenis beban yaitu 0,958 Kg, 1,790 Kg, dan 2,148 Kg yang elastisitasnya yaitu 818,46 N/m^2, 736,67 N/m^2, dan 649,57 N/m^2. Pada kawat 2 mempunyai 3 jenis beban yaitu 0,94189 Kg, 1,79893 Kg, dan 2,73182 Kg yang elastisitasnya yaitu 317,121 N/m^2, N/m^2, dan N/m^2. Pada kawat 3 mempunyai 3 jenis beban yaitu 0,88297 Kg, 1,58733 Kg, dan 2,4766 Kg yang elastisitasnya yaitu 754,615 N/m^2, 534,454 N/m^2, dan 520,616 N/m^2. Dan yang terakhir pada kawat 4 mempunyai 3 jenis beban yaitu 0,9682 Kg, 1,84315 Kg, dan 2,81135 Kg yang elastisitasnya yaitu 827,461 N/m^2, N/m^2, dan 946,575 N/m^ hasil percobaan kawat yang panjangnya 15 cm nilai elastisitas yang tingg terdapat pada kawat 2 dan nilai elastisitas terendah terdapat pada kawat 3. Hal ini disebabkan karena elastisitas dipengaruhi besar kecilnya tegangan dan regangan. Tegangan didapatkan dari perbandingan antara gaya beban dengan luas penampang, sedangkan regangan didapatkan dari perbandingan antara selisih panjang kawat dengan panjang akhir kawat. Semakin besar tegangan dan semakin kecil regangan maka semakin besar nilai elastisitasnya, sedangkan semakin kecil tegangan dan semakin besar regangan maka semakin kecil nilai elastisitasnya Soedojo, 2004 .Dalam tabel diatas rata-rata regangan kawat adalah 0,027 sedangkan rata-rata tegangan kawat adalah 19,942 dan nilai b dari tabel adalah -189,320 sedangkan nilai a adalah 25, 054 sehingga diperoleh persamaan Y= 20,51 + 37,5 X. Persamaan tersebut menunjukkan hubungan antara regangan X dengan tegangan Y artinya tegangan memiliki nilai yang lebih tinggi daripada nilai regangan. Hal ini sesuai dengan hukum Hooke dimana elastisitas merupakan perbandingan antara tegangan dan regangan sehingga membentuk nilai tegangan yang lebih tinggi daripada regangan maka nilai elastisitasnya tinggi sedangkan apabila nilai tegangan lebih rendah daripada regangan maka nilai elastisitasnya Kawat 35 cmAdapun hasil yang diperoleh dari pelaksanaan praktikum ini adalah sebagai berikutDalam tabel diatas pada kawat 1 mempunyai 3 jenis beban yaitu 0,958 Kg, 1,790 Kg, dan 2,148 Kg yang elastisitasnya yaitu N/m^2, N/m^2, dan N/m^2. Pada kawat 2 mempunyai 3 jenis beban yaitu 0,94189 Kg, 1,79893 Kg, dan 2,73182Kg yang elastisitasnya yaitu 747,5 N/m^2, N/m^2, dan N/m^2. Pada kawat 3 mempunyai 3 jenis beban yaitu 0,88297 Kg, 1,58733 Kg, dan 2,4766 Kg yang elastisitasnya yaitu N/m^2, N/m^2, dan N/m^2. Dan yang terakhir pada kawat 4 mempunyai 3 jenis beban yaitu 0,9682 Kg, 1,84315 Kg, dan 2,81135 Kg yang elastisitasnya yaitu 768,357 N/m^2, N/m^2, dan N/m^ hasil percobaan kawat yang panjangnya 35 cm nilai elastisitas yang tingg terdapat pada kawat 1 dan nilai elastisitas terendah terdapat pada kawat 4. Hal ini disebabkan karena elastisitas dipengaruhi besar kecilnya tegangan dan regangan. Tegangan didapatkan dari perbandingan antara gaya beban dengan luas penampang, sedangkan regangan didapatkan dari perbandingan antara selisih panjang kawat dengan panjang akhir kawat. Semakin besar tegangan dan semakin kecil regangan maka semakin besar nilai elastisitasnya, sedangkan semakin kecil tegangan dan semakin besar regangan maka semakin kecil nilai elastisitasnya Soedojo, 2004 .Dalam tabel diatas rata-rata regangan kawat adalah 0,015 sedangkan rata-rata tegangan kawat adalah 19,942 dan nilai b dari tabel adalah -37,5 sedangkan nilai a adalah 20,51 sehingga diperoleh persamaan Y= 20,51 + 37,5 X. Persamaan tersebut menunjukkan hubungan antara regangan X dengan tegangan Y artinya tegangan memiliki nilai yang lebih tinggi daripada nilai regangan. Hal ini sesuai dengan hukum Hooke dimana elastisitas merupakan perbandingan antara tegangan dan regangan sehingga membentuk nilai tegangan yang lebih tinggi daripada regangan maka nilai elastisitasnya tinggi sedangkan apabila nilai tegangan lebih rendah daripada regangan maka nilai elastisitasnya rendah Bahtiar et al., 2010.III. KesimpulanAdapun kesimpulan dari praktikum modulus young yang dilakukan adalah sebagai berikut Sifat elastisitas kawat mempunyai tegangan kawat yang lebih tinggi daripada regangan elastisitas kawat dipengaruhi jenis kawat, beban kawat, panjang kawat, tegangan kawat, dan regangan SaranAdapun saran dari praktikum ini adalah jenis kawat ini bisa digunakan lagi sebagai bahan praktikum untuk jenis praktikum lainnya seperti praktikum pengaruh asam dan basa terhadap kawat, penghantar arus listrik melalui kawat, dan juga Mengenal Selulosa, Hemiselulosa, dan LigninDAFTAR PUSTAKAAnwar Budianto, A. B. 2008. Metode Penentuan Koefisien Kekentalan Zat Cair dengan Menggunakan Regresi Linear Hukum Stokes. In Seminar Nasional IV SDM Teknologi Nuklir pp. 157-166.Bahtiar, E. T., Nugroho, N., & Surjokusumo, S. 2010. Estimating Younga Modulus and Modulus of Rupture of Coconut Logs using Reconstruction Method. Civil Engineering Dimension, 122, P. 2004. Pengantar Sejarah dan Filsafat Ilmu Pengetahuan Lestari,Lamboris Pane Suatu benda elastis akan bertambah panjang sampai ukuran tertentu ketika ditarik oleh sebuah gaya. Besarnya tegangan pada sebuah benda adalah perbandingan antara gaya tarik yang bekerja pada benda terhadap luas penampang benda tersebut. Tegangan menunjukkan kekuatan gaya yang menyebabkan benda berubah bentuk. Regangan merupakan perubahan relatif ukuran atau bentuk suatu benda yang mengalami tegangan. Regangan dapat didefinisikan sebagai pebandingan antara pertambahan panjang benda terhadap panjang benda mula-mula. Menurut Robert Hooke, perbandingan antara tegangan dengan regangan suatu benda disebut dengan modulus elastisitas young benda tersebut. Dengan demikian, dimensi modulus young adalah Jadi, jawaban yang tepat adalah C Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh – Modulus Young itu sangat erat kaitannya dengan suatu teori tentang ke elastisitas benda. Lalu, apa sih yang dimaskud dengan modulus elastisitas itu? Apakah memiliki keterkaitan dengan suatu sifat elastisitas dari suatu benda? Dan apa saja persamaan dari Modulus Young itu sendiri? Langsung saja simak dan kita belajar sama sama dalam pembahasan berikut ini. Sumber Instagram Galerisipil 1. Pengertian Modulus Young Modulus Young Adalah ukuran kekakuan dari bahan elastis dan suatu besaran yang bisa digunakan untuk mengkarakterisasi bahan. Hal ini berkaitan dengan ukuran tegangan dan regangan suatu benda maka disebut berkaitan dengan elastisitan benda. Agar kalian memahaminya dibawah ini udah saya sediakan grafik hubungan antara tegangan dan regangan. Sumber Instagram Galerisipil Keterangan Gambar Grafik biru dari 0 sampai A merupakan garis linear elastis, dimana perbandingan tegangan dan regangan adalan konstan. Pada titik A apabila gaya atau tegangan dihentikan diantara titik ini maka benda akan kembali seperti semula. Pada titik B apabila gaya atau tegangan melebihi titik ini, maka benda tidak akan kembali ke dimensi semula. Pada titik C apabila gaya atau teganan sampai titik ini, maka benda akan patah. Sumber Instagram Galerisipil Dengan Hukum Hooke kita dapat menarik hubungan antara tegangan dan regangan di wilayah elastis linear. Perbandingan antara tegangan dan regangan itulah Modudlus Young atau Modulus Elastisitas. Rumusnya sudah saya berikan pada gambar diatas ya. Baca Juga Pengertian dan Rumus Poisson Ratio Pada Suatu Benda 2. Tabel Nilai Modulus Young Pada Jenis Bahan Sumber Instagram Galerisipil Nilai modulus elastisitas hanya bergantung pada jenis bahan suatu benda, tidak bergantung pada ukuran ataupun bentuk benda. Gambar diatas berikut ini adalah nilai modulus elastisitas dari beberapa jenis bahan yang sudah dirangkum dan diringkas. Baca Juga 5 Tipe Model Desain Kolam Renang Di Lahan Sempit Gimana temen temen sudah paham kan tentang Apa itu Modulus Young? Pengertian, Tabel Nilai, Grafik Terlengkap ini. Yap teruslah belajar ya sobat, dan jika dimungkinkan berbagilah ilmu kepada sesama baik itu ilmu duniawi ataupun agama. Semoga artikel yang ihategreenjello bagikan ini bermanfaat untuk kalian semua. Terimakasih. Wa alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.

dimensi dari modulus young adalah